•  
  • CERDAS DENGAN AL QUR'AN


Profil
Diposting tanggal: 01 Maret 2016

1. Ruhama

  • R = Rahmatan lil Alamin (universal)
  • U = Ummatan wasathan (moderat/adil)
  • H = Harokah Mustamiroh ( Dinamis)
  • A = Amanah (Kepemimpinan/Leadership yg dapat dipercaya)
  • M = Matanatut Tandzim (soliditas struktural/teamwork)
  • A = Azimatul Qulub ( Komitmen/Tekad yg kuat)

 

Core Value SIT Ruhama :

  • Rohmah , mendidik dengan penuh Kasih sayang dan cinta
  • Akstaru naf'an dan Khidmah, banyak memberi manfaat dalam bekerja dan mengedepankan bantuan dan pelayanan.
  • Ikhlas dan Benar,  bekerja dengan Ihlas dan  benar
  • Adil dan Ihsan, bekerja dengan Adil dan profesional 
  • Istimror fil ‘amal (dawamul ‘amal), Bekerja  terus - menerus  dan berkelanjutan (continues improvment and suistainability).
  • Ash Sobru dan Al Jur’ah , Bekerja dengan penuh kesabaran dan keberanian .

  

Tag line :     Cerdas dengan Al Qur’an ( dzaka bil Qur’an)

 Makna Logo Ruhama :

Menggambarkan tulisan Ruhama dalam bahasa Arab dengan bentuk kubah didalamnya. Artinya orang-orang yang bekerja di Ruhama senantiasa bersujud kepada Allah (mengerjakan amalan wajib maupun nafilah/amalan2 sunnah), dan berdampak bekas2 sujudnya (min Atsaris sujud),  punya kepedulian dan kasih sayang  dalam kehidupan ( terbentuknya kesalehan pribadi dan kesalehan sosial).

 

Rohmah,  Orang-orang yang bekerja didalamnya 

mampu mendidik dengan penuh Kasih sayang dan cinta.

Akstaru naf'an dan Khidmah, Banyak memberi  manfaat dalam bekerja dan mengedepankan bantuan dan pelayanan .

“ Khairunnaas anfauhum linnaas”….. bahwa Orang-orang yang bekerja didalamnya punya kepedulian yang tinggi dan merespon dengan cepat  setiap pelayanan yang diberikan,  sehingga dirasakan manfaatnya oleh lingkungan kerjanya dan  orang lain.

 Didalam Al Qur’an Surat Al Isra’(17) ayat 1 disebutkan ;

Subhanalladzi Asro bi’abdihi lailamminal masjidil haram ilal masjidil Aqsho ......

Maha suci Allah yang memperjalankan Muhammad Rasul SAW disebut sebagai hamba Allah (‘abdun/pelayan Allah) dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsho.........

Raja Faisal, Raja Arab pada waktu itu selalu menyebut dirinya dengan sebutan “  Ana khodimul Haramain “ saya adalah pelayan dua Kota Suci Makkah dan Madinah.

 

Bekerja dengan Ikhlas  dan  benar ( Ahlasuhu waaswabuhu).

Ikhlas ini pada hakekatnya kekuatan iman, atau  iman yang kuat adalah ikhlas. Dan ikhlas hendaklah bersesuaian dengan aturan Allah SWT. Ikhlas bila tdk sesuai dengan aturan Allah juga tdk diterima. Sebaik-baik amal - Ahsanu amala (QS.AlMulk : 2)  adalah  yg lebih ikhlas dan lebih benar. Ikhlas itu diawal, ditengah dan diakhir. Ikhlas tdk ada yang dicari kecuali pahala dari Allah SWT. Bahwa seluruh pekerjaan harus dilakukan dengan ikhlas dan benar, ada Visi,Misi, Rencana Strategis, tujuan,target, program dan  SOP (Standaar Operasional Prosedur) yang telah dibuat dengan benar.

 

Bekerja dengan Adil dan Ihsan/ itqonul amal/Profesional (Rapi, tertib, teratur,disiplin)

  “Sesungguhnya Allah mencintai orang2 yang mengerjakan suatu pekerjaan dilakukan dengan sebaik-baiknya (ayyutqinah/ihsan)”. Sesungguhnya Allah menyuruh kamu berbuat Adil dan Ihsan….. (QS.An Nahl : 90). Adil adalah menunaikan kewajiban (al Muqtashidun/pertengahan) dan Ihsan adalah menunaikan amal-amal sunnah/Nafilah/Al Muqorrobun) inilah yang disebut sebagai wali-wali Allah. Siapakah wali-wali  Allah itu? . Dalam Hadist Qudsi/Hadits Arbain yang ke-38 disebutkan bahwa “ Siapa yang memusuhi waliku, maka Allah mengumumkan perang terhadapnya.Tidaklah hambaku mendekatkan diri kepadaku dengan sesuatu yang lebih aku cintai dari apa-apa yang aku wajibkan kepadanya, hambaku itu tetap mendekatkan diri kepada-Ku dengan amalan2 sunnahnya hingga Aku mencintainya. Aku akan menjadi pendengarannya yang ia gunakan untuk mendengar, menjadi penglihatannya yang ia gunakan untuk melihat, menjadi tangannya yang ia gunakan untuk menggenggam dan menjadikan kakinya yang ia gunakan untuk berjalan. Jika ia meminta pasti Aku beri, dan jika ia meminta perlindungan niscaya aku lindungi” (HR.Bukhari)

Jika demikian yang dikerjakan oleh SDM di Ruhama, senantiasa berbuat adil dan mengerjakan amalan2wajib dan amalan2 sunnahnya( shalat sunnah, infaq,shodaqoh,dll) pasti yang terjadi adalah akan diraihnya Prestasi kerja dalam kehidupan,  dan kesuksesan/keberhasilan dalam tugas-tugasnya,  Cepat/tidak lelet/lambat dalam bekerja, karena yang dia gunakan  pendengaran, penglihatan, tangan dan kakinya Allah SWT.  Dan jika dia meminta pasti Allah akan beri dan jika dia meminta perlindungan pasti Allah akan lindungi.

Istimror fil ‘amal (dawamul ‘amal), Bekerja  terus - menerus untuk  melakukan perbaikan , berkesinambungan dan berkelanjutan (continues improvment and suistainability).

“..Khairul umuuri adwaamuha wain qola “.... sebaik-baik pekerjaaan adalah yang dilakukan secara terus menerus (dawam) walaupun sedikit....Kita meyakini bahwa  sumber daya, sumber dana, waktu terbatas,  dan untuk tercapainya   tujuan/target/rencana kerja yang sangat luas, diperlukan jaminan mutu dan peningkatan kualitas pekerjaan,  dan harus dilakukan perbaikan secara terus menerus (Continues improvment) , tidak boleh berputus asa dan pantang menyerah, dan tidak  terputus dan terbatas hanya satu generasi, terus belajar dari yang terbaik dan mengikuti langkah demi langkah dalam setiap proses pekerjaan dan terus berkelanjutan (suistainability).

Bekerja dengan penuh kesabaran ( Asshobru) dan keberanian (al Jur'ah).

Bekerja harus dengan Kekuatan jiwa  yg  positif dan efektif, sabar itu kekuatan  yang mampu membentengi diri dari menyerah dan memikul beban, serta  ujian2  dalam  pekerjaan dan perubahan2nya (tsabat). Terus menerus belajar, mengikuti langkah demi langkah dalam setiap proses pekerjaan.  Dan setiap orang  yang bekerja di Ruhama harus punya  keberanian utk  memperbaiki  kekurangan/merubah dirinya sendiri  dan merubah keadaan disekitarnya (Aslih nafsak wad'u Ghairaka).